Konversi angka ke dan dari angka Romawi
Numbers above 3,999 use vinculum notation: a line above a numeral multiplies its value by 1,000.
So CMXCIXDCLXXIX = 999.679.
Did you know?
Fibonacci's Sales Pitch
Fibonacci didn't invent Hindu-Arabic numerals — they originated in India around 500 AD. But his 1202 book Liber Abaci was essentially a 600-page argument that these new numbers were better for business. He showed European merchants how place value and zero could transform trade and banking. He was right. By 1500, the debate was over.
Read more →The T-Shirt Factor
LVIII on a t-shirt reads as design, not just a number. The angular shapes of Roman numerals — all straight lines, no curves except in D — lend themselves to bold typography. They can be stacked, stretched, embossed, engraved. Arabic numerals are functional. Roman numerals are wearable. The NFL sells billions in merchandise. Those numerals are a design asset.
Read more →Dari mana angka Romawi berasal?
Diyakini bahwa angka Romawi berasal dari isyarat tangan dan tanda penghitungan. Goresan I melambangkan satu jari, V melambangkan celah antara ibu jari dan jari-jari untuk lima, dan X melambangkan tangan yang disilangkan untuk sepuluh. Huruf L, C, D, dan M berasal dari modifikasi huruf Yunani seperti chi, theta, dan phi untuk melambangkan 50, 100, 500, dan 1.000. Seiring waktu, tanda-tanda ini berubah menjadi huruf Latin yang dikenal orang saat ini. Tidak ada angka 0 dalam alfabet Romawi, karena konsep angka 0 baru berkembang sepenuhnya setelah India menemukannya sekitar 600 M / 10600 HE.